Halaman About sering dianggap formalitas, padahal justru menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan pengunjung. Tanpa halaman ini, blog bisa terlihat anonim dan kurang meyakinkan, terutama bagi pembaca baru. Di artikel ini, kamu akan belajar cara membuat halaman About yang informatif, tidak berlebihan, namun tetap mampu menunjukkan kredibilitas blog serta memperkuat identitas di mata pengunjung dan mesin pencari.
Wanita bekerja di laptop membuat halaman About Blogger agar blog lebih dipercaya, rapi, dan SEO friendly |
Dari pengalaman saya pribadi, halaman About itu baru terasa “hilang fungsinya” ketika blog mulai punya pengunjung, tapi tidak ada yang benar-benar percaya.
Di kondisi blog saya waktu itu, posisinya cukup unik:
- artikel sudah mulai muncul di pencarian
- beberapa keyword kecil sudah naik
- traffic mulai ada, walau belum besar
Tapi ada satu hal yang mengganggu.
Saya cek di analytics malam hari, sekitar jam 11 lewat.
Ada pengunjung yang:
- masuk ke artikel
- lalu pindah ke halaman About
- tapi tidak lama, langsung keluar
Waktu itu saya pikir:
👉 “kok mereka ke About, tapi tidak lanjut ya?”
Akhirnya saya buka halaman About saya sendiri.
Dan jujur:
👉 isinya kosong secara “makna”
Cuma tulisan formal seperti:
- “blog ini membahas seputar blogger”
- “dibuat untuk berbagi informasi”
Tidak ada:
- cerita
- alasan membuat blog
- siapa saya sebenarnya
Di situ saya sadar:
👉 halaman About saya tidak memberi alasan untuk percaya
Kenapa Masalah Ini Bisa Terjadi
Setelah saya pelajari dari pengalaman sendiri, ternyata ini sering terjadi di Blogger.
1. Menganggap About Hanya Formalitas
Banyak yang membuat halaman About hanya karena:
👉 “harus ada”
Bukan karena:
👉 ingin membangun kepercayaan
2. Takut Terlalu Personal
Saya dulu juga begitu.
Takut:
- terlalu terbuka
- terlalu cerita
- terlihat tidak profesional
Padahal justru:
👉 sedikit cerita itu yang membuat blog terasa hidup
3. Copy Paste dari Blog Lain
Ini yang paling sering saya lihat.
About jadi:
- generik
- mirip semua
- tidak punya karakter
Akibatnya:
👉 tidak ada alasan pembaca untuk percaya
4. Tidak Paham Fungsi SEO-nya
Banyak yang tidak sadar:
👉 halaman About juga dibaca Google
Bukan untuk ranking utama, tapi untuk:
- memahami siapa di balik blog
- melihat konsistensi niche
- menilai kepercayaan (E-E-A-T)
Cara Mengatasi
Dari pengalaman saya, saya tidak langsung menulis panjang.
Saya mulai dari membangun “cerita yang jujur”.
Langkah 1: Ceritakan Alasan Membuat Blog
Saya mulai dengan pertanyaan sederhana:
👉 “kenapa saya bikin blog ini?”
Saya tulis apa adanya:
- pengalaman mencoba berbagai template blogger
- kesalahan yang pernah saya lakukan
- kenapa akhirnya fokus ke blogspot
Tidak perlu dibuat dramatis.
Yang penting:
👉 terasa nyata
Langkah 2: Tunjukkan Pengalaman, Bukan Klaim
Dulu saya sempat menulis seperti ini:
👉 “blog ini memberikan informasi terbaik”
Tapi saya ganti menjadi:
👉 “dari pengalaman saya mencoba berbagai template…”
Perbedaannya besar.
Yang satu:
👉 terdengar seperti promosi
Yang satu lagi:
👉 terasa seperti pengalaman
Langkah 3: Hubungkan dengan Pembaca
Ini yang paling penting.
Saya mulai menulis:
- siapa target pembaca
- masalah yang sering mereka alami
- apa yang ingin saya bantu
Contohnya:
👉 blogger pemula yang bingung mulai dari mana
👉 yang blognya tidak terindex
👉 yang salah pilih template
Dengan begitu:
👉 pembaca merasa “ini buat saya”
Hasil Setelah Diterapkan
Perubahannya tidak langsung meledak, tapi terasa jelas.
Di kondisi blog saya setelah update halaman About:
👉 waktu kunjungan ke About lebih lama
👉 tidak langsung keluar
👉 bahkan ada yang lanjut ke artikel lain
Yang menarik:
👉 ada komentar yang mulai percaya
Bukan karena artikel saja, tapi karena:
👉 mereka tahu siapa yang menulis
Dan dari situ saya mulai paham:
👉 kepercayaan bukan dari desain, tapi dari cerita
Kesalahan Umum Blogger
Ini yang paling sering saya lihat (dan pernah saya lakukan):
1. Terlalu formal
👉 seperti profil perusahaan, bukan blog pribadi
2. Tidak ada cerita sama sekali
👉 hanya deskripsi blog
3. Terlalu berlebihan
👉 klaim “terbaik”, “terlengkap”, dll
4. Tidak update
👉 About dibuat sekali, lalu dilupakan
5. Tidak sesuai dengan isi blog
👉 About bilang A, konten isinya B
Tips Tambahan SEO
Dari pengalaman saya, halaman About juga bisa membantu optimasi blog kalau digunakan dengan benar.
Yang saya lakukan:
👉 gunakan keyword natural seperti:
- blogger
- blogspot
- template blogger
- optimasi blog
👉 tapi tetap dalam bentuk cerita
Saya juga memastikan:
- struktur rapi
- mudah dibaca
- tidak terlalu panjang tanpa arah
Dan yang penting:
👉 tetap manusia, bukan tulisan SEO kaku
FAQ
1. Apakah halaman About penting untuk Adsense?
Iya, ini salah satu indikator kepercayaan blog.
2. Haruskah menampilkan identitas lengkap?
Tidak wajib, tapi minimal ada gambaran jelas siapa di balik blog.
3. Apakah About harus panjang?
Tidak. Lebih baik jelas dan jujur daripada panjang tapi kosong.
4. Apakah boleh menulis pengalaman pribadi?
Justru itu yang membuat blog lebih dipercaya.
5. Seberapa sering About perlu diupdate?
Saat ada perubahan arah blog atau pengalaman baru.
Kesimpulan + CTA
Dari pengalaman saya pribadi, halaman About bukan sekadar pelengkap.
Justru:
👉 ini titik di mana pembaca memutuskan percaya atau tidak
Bukan karena:
- desain
- panjang tulisan
- atau kata-kata “keren”
Tapi karena:
👉 kejujuran dan pengalaman yang kamu bagikan
Kalau saat ini halaman About kamu masih:
- terlalu umum
- tidak punya cerita
- atau terasa kosong
Coba perbaiki pelan-pelan.
Tidak perlu sempurna.
Mulai dari:
👉 kenapa kamu bikin blog
👉 siapa yang ingin kamu bantu
👉 pengalaman apa yang pernah kamu alami
Karena dari pengalaman saya:
👉 satu halaman About yang jujur bisa lebih kuat daripada 10 artikel yang terlalu dibuat-buat
Sekarang coba buka halaman About kamu.
Tanya satu hal:
👉 “kalau saya jadi pembaca, apakah saya percaya?”
Kalau jawabannya belum:
👉 itu titik terbaik untuk mulai memperbaikinya 🚀
Hubungkan dengan Pembaca
BalasHapusIni yang paling penting.
Saya mulai menulis:
siapa target pembaca
masalah yang sering mereka alami
apa yang ingin saya bantu
Contohnya:
👉 blogger pemula yang bingung mulai dari mana
👉 yang blognya tidak terindex
👉 yang salah pilih template
Dengan begitu:
👉 pembaca merasa “ini buat saya”